Jakarta — Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengganti lambang partai menjadi berbentuk singa sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella, mengatakan perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun identitas dan semangat baru partai.
“Saudara-saudara sekalian, lambang Hanura sudah berubah. Dulu, ketika orang ditanya apa lambang Hanura, mungkin cukup sulit menjelaskannya. Tetapi hari ini kita memiliki lambang baru berupa gambar singa,” kata Rio dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).
Rio meminta seluruh jajaran Hanura di daerah mulai menggunakan lambang baru tersebut pada berbagai atribut dan perlengkapan partai. Menurutnya, perubahan lambang diharapkan dapat menjadi simbol semangat baru bagi Hanura.
“Lambang baru ini harus memberikan semangat baru bagi Partai Hanura. Karena itu, kalau SK PAC yang lama masih menggunakan lambang Hanura yang lama, ke depan gunakan lambang yang baru. Papan nama partai juga harus diganti dengan lambang baru,” tegasnya.
Hanura juga berencana memasang atribut berlambang singa di berbagai lokasi yang mudah terlihat masyarakat. Partai tersebut akan mencetak bendera dengan lambang baru untuk dipasang di kantor-kantor PAC, rumah ketua PAC, hingga rumah anggota partai.
Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan pengenalan publik terhadap Hanura. Rio mengatakan masyarakat diharapkan tidak hanya mengenal calon anggota legislatif yang diusung partai, tetapi juga mengenali Hanura melalui simbol partai.
“Ketika masyarakat ditanya apakah mereka mengenal Partai Hanura, mereka tidak hanya mengenal calegnya, tetapi juga mengenal partainya melalui lambang yang mereka lihat di lingkungan sekitar,” katanya.
Perkuat Struktur Organisasi
Menurut Rio, pembenahan identitas partai perlu berjalan beriringan dengan penguatan organisasi. Hanura tidak ingin hanya membangun popularitas calon anggota legislatif menjelang pemilu.
“Kita ingin membangun partai, bukan hanya membangun popularitas caleg,” ujar dia.
Hanura menargetkan struktur organisasi partai semakin lengkap hingga tingkat provinsi, kabupaten dan kota, kecamatan, hingga desa. Penguatan struktur tersebut dinilai menjadi salah satu modal untuk menghadapi kontestasi politik 2029.
Rio mengatakan Hanura akan mengumumkan lambang baru tersebut secara resmi pada awal 2027. Momentum itu sekaligus akan digunakan untuk menunjukkan kepada publik bahwa struktur Hanura telah hadir di berbagai wilayah Indonesia.
“Pada awal 2027, kita akan mengumumkan lambang baru ini secara resmi. Kita ingin menunjukkan bahwa Hanura telah hadir di seluruh provinsi, kabupaten dan kota, kecamatan, serta terus memperluas struktur hingga tingkat desa,” tutur Rio.
Selain konsolidasi organisasi, Rio menilai partai politik juga perlu memperhatikan aspek pemasaran politik. Menurutnya, pengenalan lambang baru merupakan bagian dari strategi political marketing Hanura.
“Politik juga berkaitan dengan marketing. Ada yang namanya political marketing. Karena itu, kita harus mampu memasarkan partai ini dengan baik,” ujarnya.


Komentar