News
Home » Blog » PM Malaysia Minta Bantuan Prabowo Selamatkan Investasi Felda

PM Malaysia Minta Bantuan Prabowo Selamatkan Investasi Felda

Jakarta — Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim meminta bantuan Presiden Indonesia Prabowo Subianto untuk membantu menyelesaikan persoalan investasi Lembaga Kemajuan Tanah Persekutuan (FELDA) di Indonesia.

Permintaan tersebut berkaitan dengan investasi FELDA pada perusahaan perkebunan Eagle High Plantations Tbk (EHP) yang disebut menimbulkan kerugian sekitar RM2,5 miliar atau sekitar Rp9,7 triliun jika menggunakan asumsi kurs Rp3.900 per ringgit.

Anwar disebut telah mengirim surat kepada Prabowo untuk meminta perhatian pemerintah Indonesia terhadap persoalan investasi tersebut. Hal itu disampaikan Anwar dalam pertemuan bersama jajaran pengurusan dan pengurus FELDA di Bangi, Selangor, pada 21 Agustus 2026.

“Kerugian kalau tidak ditangani, (adalah) RM2.5 bilion ($780 juta)… yang mungkin kita peroleh (semula) nanti hanya RM200 juta… ini satu contoh,” kata Anwar seperti dilaporkan Berita Harian Malaysia.

Investasi FELDA di Indonesia

Pimpin Keuangan Negara, Segini Gaji dan Tunjangan Menteri Keuangan

FELDA sebelumnya terlibat dalam investasi sekitar RM2,3 miliar pada 2016 di perusahaan perkebunan EHP.

Persoalan investasi tersebut kini menjadi salah satu contoh yang disoroti pemerintah Malaysia dalam upaya menangani berbagai kerugian investasi yang dilakukan lembaga tersebut.

Anwar meminta bantuan Prabowo karena investasi tersebut berada di Indonesia. Langkah tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan investasi FELDA tidak hanya berkaitan dengan keputusan internal Malaysia, tetapi juga membutuhkan komunikasi dengan pemerintah Indonesia.

Permintaan tersebut juga muncul setelah pemerintah Malaysia menyoroti sejumlah persoalan investasi lembaga negara, termasuk kerugian yang disebut mencapai miliaran ringgit.

Tak Kenal Waktu, Gibran Tinjau Langsung Karhutla di Kubu Raya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Bagikan